Inspirasi dalam Berarsitektur
March 23rd, 2009 by ZAKARIA EFFENDICukup sulit mencari bahan tentang Inspirasi dalam Berarsitektur, yang saya jumpai di internet hanya cerita2 motivasi diri, bahkan di Perpustakaan pun, setelah memasukkan keyword “INSPIRASI” ke mesin pencari buku perpustakaan, hasilnya BLANK, yang ada paling novel yang menginspirasi (Chicken Soup : Red). Susahnya hidup ini…
Sehingga yang saya dapatkan hanya tulisan yang nyerempet - nyerempet saja dari judul di atas.
Roland Barthez (1977) menyatakan bahwa “Tidak ada karya manusia yang benar-benar asli, tiap karya akan selalu berulang. Yang ada adalah pencampuran dan penggabungan dari karya-karya yang telah ada.”
Jenis - Jenis Inspirasi :
Inspirasi Konsep. Inspirasi yang datang atas pemikiran, dan bertahun - tahun kemudian mengungkapkan kembali pemikiran tersebut dalam kata-kata sendiri sesuai dengan buah pemikiran mereka.
Inspirasi Parsial. Inspirasi yang datang beberapa bagian saja.
Inspirasi Okasional. Inspirasi yang datang kadang - kadang saja, sehingga sisanya mereka bisa terpengaruh oleh buah pemikiran mereka sendiri.
Verbal Dictation. Seorang penulis itu bagaikan “mesin tik”, artinya personalitas mereka tidak akan muncul dalam tulisan mereka.
Bangunan Inspiratif :
Bangunan yang tak hanya sekedar kotak beton tanpa makna, sebagaimana gedung - gedung yang biasa dijumpai di kota - kota besar, khususnya di Jakarta. Bangunan diharapkan memberikan nuansa lain dalam beberapa hal, misalnya seni arsitektur yang mutakhir atau kekokohan dan keelokan gedung tinggi. Selain itu juga dengan dapat menyediakan open air yang lebih banyak, yang dapt digunakan sebagai cafe atau area santai lainnya.
Links :
http://www.designmagz.com/teori/inspirasi-dalam-desain.html
http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0506/03/rumah/1792083.htm
Posted in Uncategorized |